| Kasus Penusukan Cristopher Melky Tanujaya |
|
|
|
| Written by Rheys |
| Wednesday, 07 December 2011 03:02 |
|
Lagi-lagi Jakarta dihebohkan dengan kasus penusukan yang menyebabkan kematian. Parahnya kali ini kejadiannya di pinggir jalan pada sore hari. Namun dengan sumber berita yang masih simpang siur, TKP dan waktu kejadian masih belum dapat dipastikan. Yang pasti membuat penasaran adalah, apa latar belakang dari kejadian ini? Apakah murni kriminal perampokan? Tetapi korban tidak kehilangan satu barang pun juga. Apakah faktor dendam? Tetapi korban merupakan bintang pelajar yang kemungkinan kecil memiliki musuh mendendam hingga nekat membunuh. Meskipun kemungkinannya kecil namun tetap saja ada kemungkinan. Atau yang paling mengerikan faktor pembunuhan acak (random killing). Jika benar korban hanyalah merupakan korban pembunuhan acak, berarti Jakarta benar2 sudah tidak aman dan setiap nyawa penduduk Jakarta dalam ancaman setiap harinya. Seperti biasanya, rasa penasaran dan ingin tahu saya terpancing sangat hebat ketika mendengar berita kriminal tentang pembunuhan atau pun kecelakan yang memakan korban jiwa. Setelah mendengar berita tentang penusukan misterius terhadap Cristopher Melky Tanujaya yang mengakibatkan kematian itu, saya menyusuri hampir semua berita yang ada di internet. Ternyata hasilnya tidak begitu memuaskan. Mengapa? Karena setelah saya kumpulkan berita dari banyak sumber, garis besar isinya sama semua dengan scope yg sama juga, namun informasi waktu yang berbeda2. Hanya ada 2 group perbedaan waktu sih, yang satu mengatakan kejadiannya sore hari karena korban diterima di RS Atma Jaya pukul 17:00. Lalu dari RS Atma Jaya dikirim ke RSCM dan selanjutnya jenazaj diambil oleh pihak keluarga. Namun sumber berita lainnya mengatakan jika jenazah diterima di RSCM malam hari namun sekarang sudah dikirim ke RS Atma Jaya dan diambil oleh pihak keluarga siang harinya. Hmm, secara pribadi sih saya lebih percaya pendapat berita yang pertama. Korban dari RS Atma Jaya dikirim ke RSCM. Karena memang biasanya kan begitu. Setiap kejadian korban pasti dilarikan ke Rumah Sakit terdekat namun selanjutnya dikirim ke RSCM. Namun ada pertanyaan lain. Jika kejadiannya sore hari, bagaimana bisa tidak ada seorang saksi pun juga? Apakah daerah disana sangat sepi? Menurut sebagian berita, sang korban ditusuk setelah turun TJ di halte depan Pluit Juction. Saya rasa jika korban sampai di RS Atma Jaya pukul 17:00, berarti kejadian sekitar pukul 16:00-16:30. Matahari masih bersinar terang dan tentunya meskupin tdak banyak tetapi pasti seharusnya ada beberapa saksi disana menyangkut penusukan terjadi di jalanan yang mana otomatis pasti akan ada suara atau paling tidak gerakan reflek yang menarik perhatian orang lain. Saat pertama kali mendengar berita tersebut saya pikir kejadiannya malam hari. Saya cukup terkejut saat mendengar kejadiannya sore hari. Namun ada pendapat lain yang mengatakan, korban ditinggalkan di jalanan pluit itu seletah ditusuk ditempat lain dan diduga yang menaruh korban menggunakan mobil. Hal ini mungkin lebih masuk akal kalau korban saat keluar dari halte TJ langsung disekap dan dimasukan ke dalam mobil lalu dieksekusi di dalam mobil tersebut lalu dibuang di jalanan. Semoga kasus ini segera terungkap dan pemberitaan yang tepat juga segera beredar. Memang kasus ini benar2 misterius dan bikin penasaran. Dari mulai mengapa dan bagaimana kejadiannya hingga siapa pelakunya. |


