Keinginan Vs Kebutuhan
Sering aku bertanya pada Tuhan ttg apa yg terjadi pada diriku ini... Sering aku merasa diberikan hal2 yg tak semestinya aku hadapi... Tapi aku sering lupa, kalau Tuhan jauh lebih tahu tentang apa yg harus aku jalani untuk menjadi aku...
Sering aku meminta apa yg tak ada pada diriku. Sering aku meminta apa yg bisa memuaskan ego ku.. Tapi kadang Tuhan penuhi pintaku dan kadang tidak sama sekali... Namun tidak jarang saat Tuhan penuhi pintaku ternyata aku sangat menyesali hal itu... Dan aku bertanya kembali kepada Tuhan, "Kenapa Engkau memberiku smua ini kalau Kau sudah tahu ini tidak baik untuk aku???"... Dibalik itu smua, Tuhan menyadarkan aku... Ia penuhi pintaku yang akhirnya aku sesali karena Tuhan ingin memberikan aku pelajaran... Kalau tidak semua yg aku pinta adalah yg tepat untuk aku... Dan Tuhan ingin aku mendapat pembelajaran dari apa yg telah aku dapatkan... Mempertanggungjawabkan apa yg telah aku pinta...
Sedangkan jika Tuhan tidak memberi apa yg aku pinta, yg sangat2 aku pinta karena Tuhan tahu... Aku tidak akan sanggup menggung penyesalan akan dampak yg akan aku dapatkan jika ia mengabulkan pintaku itu karena hal itu memang tidak baik untuk aku dan tidak perlu aku mengambil pembelajaran dari hal itu karena aku belum cukup sanggup menjalaninya...
Banyak hal yg kita sesali dalam hidup ini... Entah apa yg kita hadapi, kita dapatkan, atau yg tidak kita dapatkan... Sesungguhnya selalu ada maksud baik di balik itu smua. Smua yg terjadi pada kita adalah yg terbaik untuk diri kita... Jarang sekali kita bisa menyadari hikmat baik yg dimaksudkan saat kita mendapatkan kesulitan. Lebih mudah buat kita untuk mengeluh dan menyalahkan Tuhan akan segalanya. Padahal kita lupa, smua itu terjadi karena kita. Karena kesalahan kita, karena kecerobohan kita, karena ego kita, dan karena pembentukan diri kita menuju ke kesempurnaan...
Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluknya yg sempurna. Sempurna... Kata unik yg tidak mudah untuk dicapai. Karena itulah hidup kita selalu diisi dengan berbagai cobaan dan ujian baik dalam bentuk kesenangan atau pun kesededihan dimana dibalik smua itu ada benang merah yg harus ditapak... Pembelajaran yg harus dijalani... Pembelajaran yg harus disadari...
Semoga disaat kita diberikan ujian akan kesenangan, kita tidak lupa diri. Kita tetap selalu ingat siapa kita... Tidak tenggelam kedalam kebahagiaan semu... Karena smua yg kita dapatkan di dunia ini hanya bersifat sementara...
Senyuman bisa berubah menjadi tangisan histeris hanya dalam hitungan kurang dari satu detik jika Tuhan menginginkannya... Begitu pula sebaliknya, tangisan histeris dapat berubah jd air mata kebahagiaan dalam waktu yg tak kalah singkat...
Saat diberi kesedihan kita tidak boleh putus asa. Tidak mengambil jalan singkat untuk mengakhiri segalanya, namun bisa dengan tabah menjalaninya... Karena sesungguhnya kepedihan itu pun hanyalah semu belaka... Semua akan berakhir pada saatnya... Saat dimana terlihat siapa yg jadi pemenangnya. Apakah kita atau ujian itu pemenangnya...
Satu hal yg harus kita ingat... Apa yang kita mau belum tentu apa yg benar2 kita butuhkan... Dan kita sama sekali tidak banyak tahu tentang itu, namun Tuhan yg tahu akan smua itu... Tugas kita sebagai manusia adalah menerima apa yg telah diberikan... Jalani dengan ikhlas, insyaAllah yg terbaik lah yg akan kita capai... Mencapai titik kesempurnaan...



